Puisi KARYA OLEH.Dr ABDURAHMAN.TM “HATI TERBAKAR DAN MEMBAKAR”

ADa hati yang terbakar,
tapi bakarnya bukan karena cinta dunia,
ia terbakar oleh rindu pada Allah,
terbakar oleh cahaya, hingga menyala.

Setiap tetes air mata taubat,
adalah minyak yang menyulut apinya,
setiap zikir di sepertiga malam,
adalah angin yang membuatnya berkobar.

Hati yang terbakar itu tidak padam,
ia justru membakar,
membakar kesombongan dalam dada,
membakar iri, dengki, dan cinta harta,
membakar semua hijab yang menutupi jalan pulang.

Lihatlah Hati Rasulullah,
terbakar karena umat,
hingga kakinya bengkak dalam tahajjud,
bakarnya itu membakar jahiliyah,
menjadi cahaya bagi seluruh alam.

Maka wahai hati,
jangan takut terbakar,
takutlah jika kau dingin dan beku,
takutlah jika kau tak merasa apa-apa,
ketika adzan berkumandang,
ketika ayat Allah dibacakan.

Biarlah hari ini kau terbakar,
agar besok kau bisa membakar,
membakar semangat di sekitarmu,
dari Makoya, dari Pandawa, dari Bangil,
sampai ke penjuru hati yang gersang.

Karena hati yang terbakar karena Allah,
adalah obor yang tak akan pernah padam,
ia terbakar,
dan ia membakar,
dalam Cinta Tauhid.

Abd.Rahman TM
Bangil Pasuruan Jatim
20102026