PUISI KARYA OLEH Dr.ABDURAHMAN.TM “BILA MATAHARI BERSATU DENGAN REMBULAN”
Bila matahari bersatu dengan rembulan,
langit menundukkan pandangannya,
burung-burung diam seketika,
alam bertasbih dengan cara yang berbeda.
Itu bukan kisah cinta dua sejoli,
itu bukan romansa langit dan bumi,
itu adalah ayat, tanda kebesaran Ilahi,
agar manusia ingat siapa yang Maha Tinggi.
Rasulullah bersabda dengan lembut:
“Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah,
tidak gerhana karena mati atau hidupnya seseorang,
maka bila kalian melihatnya, berdoalah, bertakbirlah, shalatlah, dan bersedekahlah.”
Bila matahari bersatu dengan rembulan,
itulah saat Allah memanggil kita untuk kembali,
tinggalkan sejenak urusan dunia,
berwudhulah, bentangkan sajadah, sujudlah.
Karena di saat langit menunjukkan gerhananya,
di saat itulah Allah menunjukkan betapa kecilnya kita,
matahari yang begitu gagah bisa Dia tutupi,
apalah lagi hati kita yang sering tertutup dosa.
Bila matahari bersatu dengan rembulan,
jangan hanya sibuk memotret keindahannya,
tapi sibukkan diri mengingat keagungan-Nya,
karena gerhana akan berlalu,
tapi ampunan Allah yang kau cari saat itu akan kekal selamanya.
Abd.Rahman TM
Bangil Pasuruan Jatim
27102026
