Gambaran Penampakan Bumi di Malam Hari dari Luar Angkasa, Astronot ISS Bisa Saksikan Petir hingga Cahaya Atmosfer-nya
DiGambarkan dalam visual yang memperlihatkan bagaimana Bumi terlihat pada malam hari dari luar angkasa memberikan perspektif yang begitu menakjubkan.
Pada Pemandangan tersebut merupakan apa yang dilihat langsung oleh para astronot dari Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Meski beberapa visual yang beredar telah melalui proses seperti long exposure atau time-lapse, dasar gambarnya tetap mencerminkan kondisi nyata.
Dari orbit dengan ketinggian sekitar 400 kilometer, Bumi tampak begitu hidup dan dinamis.
Cahaya kota terlihat menyala terang di berbagai wilayah permukaan planet.
Garis-garis cahaya tersebut membentuk pola yang menunjukkan aktivitas manusia di malam hari.
Di sisi lain, fenomena alam juga terlihat sangat jelas dari ketinggian tersebut.
Badai petir yang terjadi di atas awan tampak seperti kilatan cahaya yang terus menyala.
Kilatan petir tersebut dapat diamati dengan jelas dari luar angkasa.
Astronot memiliki sudut pandang yang sangat berbeda dibandingkan pengamatan dari permukaan Bumi.
Selain itu, terdapat fenomena atmosfer yang jarang disadari oleh manusia di Bumi.
Salah satunya adalah airglow yang tampak sebagai cahaya tipis berwarna kehijauan di lapisan atmosfer.
Fenomena ini terjadi akibat interaksi antara partikel dari matahari dengan gas di atmosfer atas.
Cahaya tersebut membentuk lapisan lembut yang menyelimuti Bumi.
Selain airglow, ada juga fenomena langka lain yang bisa diamati dari luar angkasa.
Fenomena tersebut dikenal sebagai sprites yang muncul sebagai kilatan cahaya merah di atas awan badai.
Sprites sangat sulit terlihat dari permukaan Bumi karena posisinya yang berada di lapisan atmosfer tinggi.
Namun dari luar angkasa, fenomena ini bisa terlihat lebih jelas.
Stasiun Luar Angkasa Internasional sendiri bergerak dengan kecepatan sangat tinggi mengelilingi Bumi.
Kecepatannya mencapai sekitar 27.600 kilometer per jam.
Dengan kecepatan tersebut, astronot dapat menyaksikan perubahan pemandangan dengan cepat.
Dalam waktu sekitar 90 menit, mereka bisa melihat pergantian dari siang ke malam.
Perubahan kondisi cuaca seperti badai juga dapat diamati dalam waktu singkat.
Hal ini memberikan pengalaman visual yang luar biasa bagi para astronot.
Pemandangan yang terlihat bukan hanya sekadar indah, tetapi juga sarat makna ilmiah.
Dari luar angkasa, atmosfer Bumi terlihat sebagai sistem yang kompleks dan aktif.
Fenomena cahaya dan perubahan cuaca menunjukkan dinamika yang terus berlangsung.
Pengamatan ini juga membantu ilmuwan memahami kondisi atmosfer secara lebih mendalam.
Dengan sudut pandang dari luar angkasa, manusia dapat melihat Bumi sebagai satu kesatuan.
Hal ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga planet ini.
Keindahan yang terlihat dari luar angkasa menyimpan banyak pelajaran bagi kehidupan di Bumi.
Pemandangan tersebut menjadi bukti bahwa Bumi adalah planet yang penuh kehidupan dan aktivitas.(tim redaksi oleh :”fauzi ghanim/ jabar)
