Dr Muhajir.M.Ed merupakan salah satu Guru Besar Di Kampus Unitomo Surabaya dan Dekan Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
Surabaya(jatim) -News.tv.Alqodi.Nusantara.com
Dr. Muhajir S.Ag, M.Ed.
Penulis merupakan dekan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dr. Soetomo. Penulis menempuh Pendidikan di S. Ag (Islamic Education) (Institut Studi Islam Darussalam) tahun 2001, kemudian melanjutkan Pendidikan di M.Ed (Educational Administration) International Islamic Universiry Malaysia) tahun 2006 dan selanjutnya menempuh Pendidikan S3 di Ph.D (Educational Administration) International Islamic Universiry Malaysia tahun 2013. Penulis juga telah 5 karya ilmiah yang telah di publikasikan .
Adapun diantara kajian ilmiah Beliau:
-Dimensions of school climate at Sekolah Menengah Kebangsaan Agama (SMKA), Malaysia
- The Relationship Between School Climate and Students’ Achievement at the Pondok Modern Darussalam, Gontor, Ponorogo, East Java, Indonesia
Kedua karya beliau merupakan hasil kajian di bidang agama dalam segi keilmuan dan ketarbiyaan di malaysia dan di indonesia yang kini telah di popolerkan oleh dunia kependidikan apabila sudah lulusan gontor maka bisa menguasai bahasa beberapa bahasa asing dan kini oleh Dr Muhajir telah mengakaji secara inflisit dan terpercaya
Secara sintesis keunggulan Gontor yang ditinjau dari berbagai disiplin ilmu berdasarkan kajian ilmiah (tesis dan disertasi):
- Disiplin Ilmu Pendidikan (Pedagogi & Manajemen Pendidikan)
- Sintesis Kurikulum Integratif (100% Agama & 100% Umum): Para peneliti pendidikan mengagumi konsep penyeimbangan materi yang tidak dikotomis. Gontor berhasil mengintegrasikan kurikulum pesantren dengan sistem sekolah modern (KMI).
- Totalitas Pendidikan 24 Jam (Boarding School System): Kajian pascasarjana sering menyoroti bahwa proses pendidikan di Gontor terjadi sepanjang waktu melalui kegiatan terstruktur, di mana segala sesuatu yang dilihat, didengar, dan dirasakan santri bernilai pendidikan.
- Pendidikan Karakter Berbasis Budaya Organisasi: Keunggulan dalam pembentukan karakter (berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, berpikiran bebas) diteliti dari sudut pandang internalisasi Panca Jiwa (Keikhlasan, Kesederhanaan, Kemandirian, Ukhuwah Islamiyah, dan Kebebasan).
- Disiplin Ilmu Sosial & Politik (Sosiologi & Hubungan Internasional)
- Inklusivitas Sosial (“Berdiri di Atas dan untuk Semua Golongan”): Peneliti sosiologi politik mengkaji netralitas Gontor yang bebas dari afiliasi partai politik atau ormas tertentu. Nilai ini menjadikannya perekat umat yang mampu melahirkan alumni dengan spektrum profesi yang sangat luas.
- Instrumen Multi-Track Diplomacy (Edukasi Internasional): Dalam kajian Hubungan Internasional, Gontor diteliti sebagai aktor non-negara yang menjalankan fungsi diplomasi jalur kelima (track-5: education). Pengakuan ijazahnya oleh lembaga dunia seperti Universitas Al-Azhar Mesir dan Arab Saudi memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
- Disiplin Ilmu Manajemen & Kepemimpinan (Leadership)
- Sistem Tata Kelola Berbasis Wakaf: Dari perspektif hukum dan manajemen kelembagaan, keputusan para pendiri (Trimurti) untuk mewakafkan Gontor kepada umat Islam pada tahun 1958 menjadi kajian menarik. Hal ini memutus kepemilikan dinasti keluarga dan menjamin keberlanjutan institusi secara profesional.
- Kaderisasi Sistematis (Self-Government System): Gontor memiliki laboratorium kepemimpinan nyata melalui Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan kepramukaan. Peneliti manajemen mengagumi bagaimana santri diberikan otoritas penuh (trust) untuk mengelola logistik, disiplin, dan acara-acara besar.
- Disiplin Ilmu Ekonomi (Ekonomi Syariah & Kewirausahaan)
- Kemandirian Finansial Lembaga (Entrepreneurship): Kajian ekonomi Islam sering mengulas unit-unit usaha Gontor yang mampu menopang operasional pesantren tanpa ketergantungan pada proposal bantuan pemerintah.
- Perspektif Maqasid Syariah dalam Unit Usaha: Beberapa riset pascasarjana terbaru juga mengkaji penerapan sistem keberlanjutan, seperti tata kelola lingkungan dan ekoproteksi pada unit usaha Gontor yang diselaraskan dengan prinsip kesejahteraan Islam.
- Disiplin Ilmu Linguistik & Komunikasi
- Lingkungan Bahasa Buatan (Artificial Language Environment): Peneliti linguistik meneliti keberhasilan metodologi Gontor dalam menciptakan ekosistem wajib bahasa Arab dan Inggris tanpa kamus di tangan setiap harinya. Disiplin bahasa ini dikaji sebagai salah satu model language acquisition (pemerolehan bahasa) terbaik dalam kategori institusi lokal.
Selanjut Dr muhajir telah mengkaji juga kemajuan pendidikan di malaysia baik di Sekolah menengah hingga perguruan tinggi maupun asmilasi masyarakat malaysia dari berbagai aspek sosial (tim redaksi)
(tim redaksi)
