Yayasan NU Al-Faqihiyah tanamkan empati sejak dini dengan mengajak guru dan siswa bergotong-royong membantu renovasi rumah tak layak huni milik siswa kelas 9.

GEMPOL, PASURUAN –News.tv alqodi.nusantara.com 4 oktober 2026 Ada pemandangan berbeda di Dusun Payaman, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (4/10/2026). Jika biasanya pembelajaran karakter hanya diajarkan di dalam kelas, kali ini Pengurus Yayasan NU Al-Faqihiyah mengajak guru dan murid untuk belajar langsung di lapangan, yakni dengan aksi bedah rumah milik siswi kelas 9.

Pelajar tersebut berinisial NA, warga Dusun Payaman. Kondisi rumahnya sangat memprihatinkan, berdinding anyaman bambu, berlantai tanah, dan atap bocor saat hujan. Kondisi tersebut membuat aktivitas belajarnya terganggu.

Ketua Yayasan Al-Faqihiyah, menjelaskan, ide ini muncul setelah wali kelas melaporkan ada siswanya yang sering izin tidak masuk sekolah karena rumahnya tidak layak.

“Kami tidak ingin pendidikan karakter hanya jadi tulisan di rapor. Kami ingin anak-anak merasakan langsung bagaimana membantu teman. Hari ini guru dan murid kami ajak gotong royong, menyalurkan sedikit bantuan material untuk bedah rumah. Ini adalah pelajaran akhlak yang sesungguhnya,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, pengurus yayasan menyalurkan bantuan dana pembangunan. Para guru MTs-MA Al-Faqihiyah bersama pengurus OSIS dan warga sekitar turut membantu membongkar dan merenovasi rumah secara bersama-sama.

Kepala Madrasah, ustad H mundir menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari program mts/ma nu alpaqihiyah Go To Social, yaitu menguatkan peran guru NU tidak hanya mengajar, tapi juga menjadi penggerak sosial di masyarakat.

“Anak-anak sangat antusias. Mereka iuran sukarela, ada yang menyumbang Rp 5.000, ada yang membawa makanan untuk pekerja. Ini lebih berharga daripada nilai 100 di ujian,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua siswa mengaku terharu dan tidak menyangka akan mendapat perhatian sebesar ini dari pihak yayasan.

“Saya ucapkan terima kasih banyak kepada yayasan, bapak ibu guru dan teman-teman anak saya. Rumah kami sekarang mulai diperbaiki. Semoga Allah membalas kebaikan semuanya,” ucapnya sambil meneteskan air mata.

Penulis: Tim Redaksi Al-Faqihiyah News tvalqodi nusantara

“(Tim redaksi Gus Aconk Oful al kemiri Sewu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *