Polres Sumba Barat Daya bersama anggota nya mengamankan semua Motor-Motor bodong hasil rakitan yang digunakan untuk Tab Besin

Sumba barat Daya-News.tv.alqodi.Nusantara.com Beberapa Langkah cepat dan penting Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Harianto Rantesalu, S.I.K., M.Si. yang turun langsung menertibkan motor bodong dan praktik penjualan BBM subsidi dengan harga mencekik di Kota Tambolaka hingga beberapa kecamatan diantara kec.kodi,bangedo dan balaghar mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat kalangan akademik

Dari Operasi yang digelar di sejumlah titik di Tambolaka,dan dikecamatan kodi,wewewa, sebelumnya memang menyasar dua persoalan menahun yang dikeluhkan warga: penggunaan motor tanpa surat yang meresahkan ketertiban, dan motor-motor rakitan serta praktik eceran BBM subsidi yang dijual jauh di atas HET. Di lapangan, belasan motor tanpa dokumen resmi dan sejumlah barang bukti BBM subsidi dalam jeriken diamankan.

Berdasarkan pengamatan dilapangan maupun warga yang saksi,memang ada beberapa pedangan eceran menggunakan modus pengetapan BBM dengan motor yang tangkinya sudah dimodifikasi untuk membeli di SPBU lalu dijual kembali dengan harga melangit,menurut anggota yang egan dimediakan oleh awak media ini merupakan bentuk kejahatan subsidi yang paling merugikan rakyat kecil di wilayah kepulauan,ya seperti disumba ini khususnya dikabupaten Sumba Barat Daya

“secara signifikan bahwa, praktik tab bensin dengan motor bodong ini sudah bukan rahasia umum lagi, Motornya tidak memeliki dokumen seperti surat -suratnya tidak bayar pajak, bahkan dipakai secara halus untuk merampok hak rakyat atas BBM subsidi.bahkan dengan sikap tegas Kapolres berani bilang ‘Motor bodong kami amankan, kalau tidak ada surat-suratnya pasti kami proses’, ini merupakan sesuai aturan yang ada ujar kapolres diawak media.

Sementara siang tadi memang ada sedikit kericuhan di SPBU daerah kodi utara antara oknum-oknum yang tidak mau diambil motor-motor bodong yang lakasanakan oleh pemerintah setempat dan polsek kori.

Dari keributan mampu diatasi oleh pikah APH dan pemerintah setempat sehingga beberpa motor bodong diangkut setra dibahwa ke polres guna untuk di indentik sesuai dengan prosedur yang ada (Tim redaksi)