Menko Polkam RI.Prof.Dr Dudung Abdurachman Kunjungi Labuan Bajo, meninjau langsung pembangunan Hunia sementara
Jakarta-News.tvalqodi.Nusantaran.com Menko Polkam Jenderal (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengevaluasi pembangunan hunian sementara (huntara) serta mendorong penguatan keselamatan wisata bahari di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, guna memastikan pembangunan berjalan optimal dan keamanan masyarakat terjaga.
Hal tersebut disampaikan Menko Polkam pada Rapat Koordinasi Progres Pembangunan Huntara Korban Bencana Alam Gempa dan Keselamatan Transportasi Laut di Provinsi NTT, yang digelar di Bandara Komodo, Manggarai Barat, Rabu (28/10/2026).
Menko Polkam juga menyoroti penipuan terhadap wisatawan asing oleh oknum pelaku perjalanan wisata. Ia menegaskan bahwa pariwisata merupakan wajah Indonesia di mata dunia sehingga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas.
Melalui koordinasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri, penertiban perlu dilakukan secara tegas untuk menjaga kepercayaan wisatawan sekaligus memperkuat citra pariwisata Indonesia yang aman dan berkualitas.
Kunjungan Menko Polhukam ini berlangsung pada Rabu (28/10/2026) siang. Tiba di Bandara Udara Internasional Komodo, Menko Dudung langsung menggelar Rapat Koordinasi di ruang VIP Bandara, dengan pihak terkait, baik dari Pemprop NTT maupun dari Pemkab Mabar.
salah satu pihak yang akan dilibatkan dalam koordinasi tersebut, terutama untuk memperjelas hubungan kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Dudung berharap koordinasi lintas kementerian dapat menghasilkan pemahaman yang lebih jelas mengenai pengelolaan sektor pariwisata, termasuk bagaimana kepentingan masyarakat setempat dapat menjadi bagian dari perhatian pemerintah.
Menurutnya, berbagai persoalan yang berkaitan dengan perizinan, pengawasan, pasokan BBM, dan penerimaan pariwisata perlu diinventarisasi secara menyeluruh agar dapat ditangani melalui kerja sama lintas sektor.
Sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Manggarai Barat, sektor pariwisata Labuan Bajo dinilai membutuhkan tata kelola yang baik, pengawasan yang efektif, serta koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.
Melalui koordinasi tersebut, diharapkan pengembangan pariwisata Labuan Bajo tidak hanya meningkatkan aktivitas ekonomi dan penerimaan negara, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.(Tim redaksi)
