Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045: Inovasi, Kolaborasi, dan Pendidikan Berkelanjutan”
Bali -News Tv.alqodi.Nusantara.com.Bali, 21 Oktober 2026 — Prof. Dr. Mustaji, M.Pd. (Guru Besar bidang Teknologi Pendidikan sekaligus Koorprodi S3 Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya) lahir di Tuban dan sering disebut Kota Rangga Lawe, Jawa Timur. Beliau lahir pada tanggal 5 Oktober 1964.Fokus riset dan karya ilmiah yang dipublikasikan
Beberapa Minggu yang lalu beliah juga berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi Pengembangan Kurikulum Transformatif dan Adaptif terhadap Perubahan Lokal dan Global Jenjang Dikdasmen” .
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangka ian Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) 2026 yang diselenggarakan dua minggu lalu di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali .
FGD membahas berbagai isu terkait strategi pengembangan kurikulum pada jenjang pendidikan dasar dan menengah (dikdasmen), khususnya dalam menanggapi dinamika perubahan yang berlangsung di tingkat lokal maupun global. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, kebutuhan kompetensi peserta didik, serta tantangan pendidikan di masa depan menjadi bagian penting dalam pembahasan.
Keterlibatan Prof. Mustaji dalam forum tersebut turut memperkuat kontribusi sejarawan Unesa dalam diskursus pengembangan pendidikan nasional. Seperti yang dipikirkan di bidang teknologi pendidikan, perspektif mengenai pemanfaatan teknologi dan inovasi pembelajaran menjadi relevan dalam merumuskan kurikulum yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Kurikulum transformatif tidak hanya diarahkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong proses pembelajaran yang membekali peserta didik dengan kompetensi untuk menghadapi tantangan masa depan. Sementara itu, aspek adaptif menjadi penting agar kurikulum tetap responsif terhadap karakteristik dan kebutuhan daerah sekaligus perkembangan global.
Forum FGD dalam KONASPI 2026 menjadi ruang pertukaran ide bagi para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk membahas arah pengembangan kurikulum Indonesia. Diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan pemikiran dan rekomendasi yang relevan bagi penguatan kebijakan serta praktik pendidikan di jenjang dikdasmen.
Partisipasi Prof. Mustaji dalam forum nasional tersebut sekaligus menunjukkan peran Unesa dalam memberikan kontribusi pemikiran terhadap berbagai agenda strategi pendidikan Indonesia, khususnya dalam menghadapi transformasi pendidikan yang semakin dinamis.
Melalui keterlibatan dalam forum akademik seperti KONASPI, Unesa terus mendorong penguatan kontribusi sivitas akademika dalam pengembangan pendidikan nasional yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.
Bahkan beliau selalu mendorong bagi para alumni-alumni selalu menimbah ilmu sampai puas sehingga bermanfaat dimasyarakat imbuhnya dalam via sms dengan Beliau,(Tim redaksi)
