Kades Pero konda Bersama wakam(wasek) dan Beberapa Staf Dewan Guru Madrasah Aliyah Al Hidayah Menerima tawaran MoU Dengan Lembaga kursus dan pelatihan jF Course

Kodi -News.tv.alqodi.Nusantara .com 1 Oktober 2026 bincang-bincang dengan salah manajer Lkp JF di ruangan staf dewan guru bersama dengan murid-murid Madrasayah aliyah.

Dalam acara ini disambut baik oleh kades koda sigore dan wakamad Pak Furi dan beberapa staf dewan guru dalam rangka bimbingan tekhnik lembaga kursus dan pelatihan james first caourse yang didirikan oleh salah tokoh anak muda yakni Lambertus james Dima dari waitabula.

Dalam perbincangan tersebut kades pero konda menuturkan tergantung kemauan dan urgensi anak-anak mau belajar atau semangat dalam.menimbah ilmu ujarnya.

Hal yang ditambahkan oleh Manajer LKP jf course bahwa saat ini lagi membangun desa wisata dan banyak perhotelan di pinggir pantai pantura maupun daerah kodi balaghar dan sekitar maka perlu dikembangankan perwisata yang disudah dikelolah oleh investor asing dan lokal,tentu membutuhkan skil dan skandal yang cukup baik ,sehingga bisa mencetak sarjana yang unggul khusus dibidang perwisata.

Hal yang ditambahkan bahwakan hanya dua desa yakni Desa Moromaduyo dan desa Pero konda yang dipilih dikodi sebagai tempat bimbingan khusus kursus bahasa inggris ujar Samuel Kalumbang .S.Pd dan arisona di media ini .

Menurut samuel kalumbang kami baru buka kampus AKPAR SUMBA tahun tapi syukurlah yang sudah terdaftar ada 201 mahasiswa ujar,bahkan mendapat jiwa antuasi dari bupati Ibu Ratu Nagdu Bonnu wula akhir bulan akhir agustus 2026 bulan kemarin imbuhnya

Selanjutnya menurut Arison bulan yang lalu Bupati Sumba Barat Daya, merasa bangga dengan Lambertus James Dima, S.S, orang muda Sumba Barat Daya yang memiliki semangat tinggi membangun daerah ini ujar waktu diacara sambutan kemarin imbuh arisona

“Membangun lembaga kursus dan saat ini sedang proses membangun perguruan tinggi Pariwisata di daerah ini. Ini adalah contoh orang muda memiliki kepedulian tinggi membangun daerah ini. Saya berharap orang-orang muda Sumba Barat lainnya dapat mengikuti jejak positif ini,” ungkap bupati tegas arisona

Saat ini JF Course, tidak hanya berkarya di Sumba tetapi juga ke Alor dan beberapa daerah lainnya di NTT,dan sebagai kesimpulan didesa pero konda dengan tingkat SMA Dan MA kami melaksanakan disetiap hari senin dan kamis sore Hari sekitar jam 16:00 hingga 17:30 kesepakatan bersama bagi siswa-siswa yang sudah daftar harus dan optimis itulah haraoan guru dan orang tua

(Tim redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *